|
Berita Bola: Amsterdam - Clarence Seedorf membuat keputusan
mengejutkan. Gelandang AC Milan itu memutuskan menolak panggilan Marco
van Basten untuk bergabung dengan timnas Belanda di Piala Eropa 2008.
Seedorf sebelumnya mengaku gembira dipanggil ke timnas meski tak ada
jaminan sebagai pemain inti. Namun, kemudian ia berubah pikiran dan
menolak bergabung dalam pemusatan latihan.
"Keputusan ini sudah saya pikirkan selama berbulan-bulan. Kondisi di timnas saat ini tidak memberi saya peluang untuk menampilkan yang terbaik. Saya ragu bisa menyumbangkan sesuatu yang efektif bagi tim dalam situasi seperti ini," demikian pernyataan resmi Seedorf seperti dikutip Skysports, Selasa (13/05/08).
Van Basten sendiri gusar dengan keputusan pemain berusia 32 tahun itu. "Saya menghormatinya sebagai pribadi maupun sebagai pemain, tapi ia telah menikam saya dengan keputusannya," ujarnya.
Penolakan tersebut sebetulnya bukan perkara aneh jika merunut hubungan kedua pihak beberapa tahun belakangan. Sang pelatih dikabarkan tak klop dengan dengan gaya penampilan Seedorf, hal mana membuat mantan pemain Ajax dan Real Madrid itu kecewa berat lantaran tak masuk skuad Singa Oranye di Piala Dunia 2006.
Hal tersebut makin jelas terlihat menyusul pernyataan Seedorf yang mengungkapkan kalau keputusan yang diambilnya bukan berarti mundur dari timnas. Ia justru sangat antusias kembali membela Belanda di bawah asuhan pelatih baru, Bert van Marwijk, akan menggantikan Van Basten Pasca-Piala Eropa mendatang.
"Saya masih berharap bisa mengenakan kostum Oranye kebanggaan di masa depan, terutama untuk Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan nanti," tukasnya.
Pengalaman serupa juga dirasakan Mark van Bommel. Gelandang Bayern Munchen itu terang-terangan menyatakan tidak akan mau membela Tim Oranye bila Van Basten masih menjabat pelatih. Maklum, meski diajak serta ke Piala Dunia 2006, Van Bommel masih dendam karena dijadikan sasaran kritik oleh pelatih berusia 43 tahun itu.
Keputusan yang diambil Seedorf tentu menjadi kabar baik bagi pemain lainnya, khususnya Dirk Kuyt dan Ryan Babel. Pasalnya, peluang kedua pemain Liverpool itu untuk memperoleh posisi inti kian terbuka lebar. |
|
| Users' Comments |
|
Average user rating
|
|
|