|
Senin, 01 Desember 2008 |
|
Berita Bola: Jakarta - Siapa bilang Claudio Pizarro sudah habis?
Setelah sempat tenggelam, ketajamannya kini kembali bersama klub yang
telah membesarkan namanya, Werder Bremen.
Pizarro pertama kali bersua dengan Bremen pada tahun 1999. Ia
didatangkan dari klub top Peru, Alianza Lima, setelah dalam dua musim
berturutan sukses mencetak lebih dari 25 gol.
Ia kemudian menjelma menjadi salah satu bomber paling tajam di Bundesliga. Dalam kurun waktu dua musim ia sukses menorehkan 29 gol sehingga klub-klub besar pun datang bergantian menjadi peminatnya. Bayern Munich adalah klub yang akhirnya sukses menggaet pemain kelahiran 3 Oktober 1978 ini.
Pizarro menghabiskan waktu yang cukup lama bersama FC Hollywood, yakni enam musim. Dari 174 pertandingan yang dilakoninya bersama Munich, ia berhasil mencetak 71 gol. Ia juga sukses mempersembahkan tiga gelar juara Bundesliga dan tiga Piala Jerman untuk Munich.
Usai kontraknya bersama Munich habis--dan pembicaraan mengenai kontrak baru tak berjalan mulus--,Pizarro akhirnya hengkang ke Chelsea pada pertengahan tahun 2007. Sial baginya, di sini ia tak bersinar. Dari 21 pertandingan di mana ia turun bertanding, pemain bertinggi 178 cm ini hanya mampu mencetak dua gol.
Tetapi, karir Pizarro belum habis. Di awal musim ini Bremen menggaetnya kembali, namun dengan status pinjaman. Hasilnya? Ia sukses menjadi pencetak gol terbanyak bagi Bremen hingga saat ini. Total sudah 10 gol yang ia sumbangkan sampai pekan ke-15 Bundesliga.
Catatan golnya itu sedikit lebih banyak dari playmaker Bremen asal Brasil, Diego Ribas, yang baru mencetak delapan gol. Ia juga mengungguli rekan sesama striker-nya, Markus Rosenberg, yang baru mengoleksi lima gol.
Tiga gol terakhir Pizarro dicetak ketika Bremen menghancurkan Eintracht Frankfurt 5-0, Minggu (30/11/2008) dinihari WIB. Hasil tersebut berarti banyak bagi dirinya dan klubnya.
Bagi dia, ini adalah pembuktian bahwa talentanya dalam menciptakan gol belum musnah. Sementara bagi Bremen, kemenangan tersebut mendongkrak posisi mereka naik ke peringkat tujuh klasemen sementara. Pasukan arahan Thomas Schaaf itu hanya tinggal berjarak tujuh poin dari zona Liga Champions--posisi tiga, di mana kini masih ditempati Hertha Berlin.
"Akhirnya semua hal berjalan dengan baik setelah kemenangan seperti itu. Kebahagiaan dalam hidup telah kembali," ujar Pizarro seperti dilansir Goal.
"Aspek terbaiknya adalah kami berhasil mengkombinasikannya dengan pergerakan yang lancar. Kami membuat beberapa gerakan yang bagus dan gol yang menakjubkan. Semua itu sangat menyenangkan." (dtc/roz/a2s)
|