Community Login

 
Google
 

FIFA Jatuhkan Sanksi ke Irak, Indonesia?
Selasa, 27 Mei 2008
 Berita Bola: Sydney - Tim nasional Irak tak akan berpartisipasi dalam semua event milik FIFA setelah mereka dijatuhi sanksi larangan bertanding dalam setahun. Bagaimana nasib Indonesia?

Keputusan menjatuhkan sanksi pada Irak diambil Komite Eksekutif FIFA dalam kongres yang digelar Senin (26/5/2008). Jatuhnya sanksi ini didasari pada tindakan pemerintah Irak yang membubarkan Komite Olimpiade Nasional mereka dan semua induk olahraga di negara tersebut.

Sanksi tersebut berlaku segera, yang berarti pertandingan menghadapi Australia di ajang kualifikasi Piala Dunia yang dijadwalkan berlangsung Minggu (1/6/2008), di Brisbane, batal. Komite Eksekutif FIFA rencananya akan merekomendasikan hal tersebut pada Kongres FIFA yang akan berlangsung di Sydney hari Jumat (30/5/2008).

"Komite eksekutif FIFA memutuskan untuk menjatuhkan hukuman kepada Asosiasi Sepakbola Irak, terhitung mulai hari ini," demikian pernyataan resmi FIFA seperti diberitakan Yahoosport.

Meski demikian, Irak yang merupakan juara Piala Asia 2007 masih mungkin terhindar dari sanksi tersebut jika hingga pukul 21.00 WIB malam ini pemerintah mereka membatalkan keputusan yang telah dbuat. Tindakan yang sepertinya tak akan diambil Irak karena mereka bersikukuh mempertahankan pendiriannya.

Menteri Olahraga Irak, Jasem Mohammed Jaafar, kepada Reuters memastikan kalau Pemerintah Irak tak akan mengubah keputusannya, meski dihadapkan pada ancaman serius tersebut.

Jatuhnya sanksi pada Irak menimbulkan kekhawatiran besar buat publik sepakbola Indonesia. Seperti diketahui Indonesia juga sangat mungkin dijatuhi sanksi oleh organisasi pimpinan Sepp Blatter itu terkait ketidakpatuhannya terhadap permintaan FIFA untuk mengubah statuta dan termasuk di dalamnya menurunkan Nurdin Halid yang terjerat kasus hukum.

Tenggat waktu untuk mengubah statuta tersebut sudah jatuh pada 5 Mei lalu. Meski draft perubahan statuta sudah dikirim, namun AFC menolaknya karena PSSI masih ada membandel terkait pasal jumlah suara dan pasal kriminal yang menjadi syarat utama FIFA dalam statuta baru.

Komentar (4)add comment

Nisa said:

0
PSSI
t!inGgal TunGgu giLiran :? caPe dEhhhhhhhh :sigh
 
27 Mei 2008, 06:38
Votes: +0

masdwex said:

0
emang capek ...
Kalo Koruptor aja di bela belain sampai dapat ancaman sangsi dari international.

Indonesia emang parah ....
 
27 Mei 2008, 08:21
Votes: +0

Arieffaiz said:

0
Indonesia
Kapan dong Indonesia dijatuhi sangsi. Dari pada Ketua Umum ngotot tidak mau mundur. Mendingan FIFA jatuhin sanki, biar petinggi sepakbola dan pemerintah mikir.... jangan cuma mikirin diri sendiri.
Siapa tahu dengan dijatuhin sanksi, ke depannya sepak bola Indonesia jadi maju.
 
27 Mei 2008, 09:18
Votes: +0

jose moun said:

0
jangan banyak berharap
ganti saja nurdin khalik,untuk apa berhapap banyak pada orang yang kriminalitas,dan tidak menghasilkan apa-apa,apa rugi pssi kalau menganti nurdin khalik gak ada kan,jadi inti nya ganti nurdin khalik,saya juga mau jadi ketua pssi kalau di tawari.
 
27 Mei 2008, 10:51
Votes: +0

Tulis komentar
Anda harus login untuk menulis komentar. Silahkan mendaftar jika Anda belum menjadi anggota. Rekomendasi: gunakan browser Firefox, Google Chrome, IE7. Browser HP gunakan Firefox Mobile, Opera Mini atau Skyfire Mobile untuk kompatibilitas dengan BB

busy
 

Sponsored Links

Social Network for Modified Automotive Owners
Ajang pamer modifikasi motor/mobil. Buat komunitas, upload foto & video, cari teman, terhubung dan berbagi. Daftar GRATIS!
www.motomodif.com

Awet Muda/Anti Aging?
Informasi anti aging, bedah kosmetik & plastic, bedah orthopaedic dan kliniknya ada di portal ini
www.antiaginghelp.biz