|
K-League Kecam Kebijakan Verbeek |
|
Selasa, 19 Juni 2007 |
|
Berita Bola - Pergelaran Piala Asia 2007 yang akan berlangsung di empat negara,
Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam dimulai pada 7 sampai 29
Juli 2007. Sesuai dengan aturan FIFA, 14 hari sebelum event digelar, setiap klub wajib melepaskan para pemainnya yang dipanggil memperkuat tim nasionalnya masing-masing.
Itulah
latar belakang kebijakan Pim Verbeek, pelatih timnas Korea Selatan,
yang memanggil 23 para pemainnya untuk masuk dalam pemusatan latihan
yang diadakan di Jeju pada 23 Juni mendatang atau pas dua minggu
sebelum Piala Asia dimulai.
Namun, keputusan Verbeek itu
menuai kecaman dari K-League, liga sepakbola profesional Korsel.
Pasalnya, pada hari tersebut akan serentak digelar tujuh (7) partai
liga. Berbeda dengan liga sepakbola Eropa, setiap musimnya,
K-League—kini beranggotakan 14 klub—dimulai dua sesi, yaitu awal Maret
sampai akhir Juni dan awal Agustus sampai Oktober.
Karena
itulah, Presiden K-League, Kwak Chung-hwan mengirim surat resmi kepada
kubu timnas Korsel. Dalam surat ini K-League memohon agar Verbeek
bersedia melepaskan para pemainnya untuk memperkuat klubnya
masing-masing dalam jadwal pertandingan liga yang akan digelar Sabtu 23
Juni mendatang.
“Kami telah memajukan ketujuh pertandingan
tersebut demi kebutuhan tim nasional Korsel. Tapi, tampaknya (dengan
adanya pemanggilan itu) tidak ada satu pun dari pemain utama (kunci) di
setiap klub dapat bermain,” kata Kim Ka-eun, juru bicara K-League.
Seperti yang dilansir Reuters,
tampaknya kebijakan ‘tanpa kompromi’ yang dibuat Verbeek didasarkan
atas kondisi timnya yang kini kehilangan empat pemain andalannya di
Piala Asia 2007.
Setelah jauh-jauh hari tiga pemain inti,
yaitu gelandang Park Ji-Sung (MU), bek Lee Young-Pyo (Tottenham
Hotspur) dan striker Seol Ki-hyeon (Reading), dipastikan absen, pada
hari Senin lalu, Verbeek kembali mendapat pukulan setelah gelandang
berpengalaman yang bermain di Suwon Samsung, Kim Nam-il, terpaksa absen
karena harus menjalani operasi hernia.
“Saya hanya menjalankan
apa yang tertulis dalam aturan internasional, dimana saya berhak
memanggil para pemain 14 hari sebelum turnamen (Piala Asia) dimulai,”
aku Verbeek. “Satu hari mungkin tidak berarti bagi mereka (K-League).
Tapi, bagi saya, itu artinya kami kehilangan tiga hari. Sebab, setiap
pemain butuh waktu untuk melakukan recovery,” imbuhnya.
Korsel
yang tergabung dalam Grup D bersama-sama Indonesia, Saudi Arabia, dan
Bahrain, juga terancam tidak dapat diperkuat striker Middlesbrough, Lee
Dong-guk, yang masih bergelut dengan cedera lutut yang dialaminya di
hari terakhir kompetisi Liga Premier, 13 Mei lalu.
|